Wali Kota Depok Mohammad Idris (kedua dari kiri) saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola Bank Sampah yang diselenggarakan oleh DLHK Kota Depok, di Villa Bukit Pinus, Bogor, belum lama ini. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menyebut keberadaan kader bank sampah sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan ekosistem lingkungan. Pasalnya, pegiat lingkungan ini berperan penting dalam mengurangi produksi sampah di Kota Depok.

“Sampah merupakan masalah yang terjadi di hampir semua wilayah metropolitan. Keberadaan kader bank sampah ini memberikan kontribusi positif serta edukasi ke masyarakat, bagaimana memilah dan mengolah sampah,” ujarnya, usai membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola Bank Sampah, di Villa Bukit Pinus, Bogor, belum lama ini.

Dikatakannya, dengan jumlah penduduk Kota Depok yang saat ini mencapai 2,3 juta jiwa menjadi perhatian serius. Karena peningkatan jumlah penduduk akan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah sampah.

“Jika hal ini tidak diantisipasi, maka bisa menjadi masalah yang serius. Kader bank sampah inilah yang menjadi harapan kami untuk memberi penyadaran maupun edukasi ke masyarakat, agar bisa menanamkan budaya memilah dan mengolah sampah,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, saat ini terdapat 378 bank sampah yang tersebar di 11 kecamatan. Melalui bank sampah, ditemukan satu solusi inovatif untuk membiasakan masyarakat memilah sampah dan memanfaatkan sampah yang masih bernilai ekonomis atau dapat didaur ulang.

“Bank Sampah adalah salah satu strategi penerapan pemilahan dalam upaya pembatasan sampah di tingkat masyarakat. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak bank sampah yang terbentuk, sehingga kita bisa mewujudkan program unggulan Kota Depok yaitu Zero Waste City,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :