depok.go.id – Berangkat dari kepedulian serta keprihatinannya terhadap anak-anak jalanan, Andi Malewa yang merupakan salah satu anak jalanan tergerak hatinya membangun suatu wadah untuk meningkatkan ruang berkarya musisi jalanan dalam bermusik. Pasalnya, banyak dari mereka menyalurkan talenta bermusik yang dimiliki melalui mengamen untuk mencari penghasilan.

Institut Musik Jalanan (IMJ) merupakan wadah yang dibangun oleh lelaki yang berhasil menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi di Universitas Pancasila tersebut. Saat ini, wadah tersebut sudah menghasilkan karya musik yang tidak kalah kualitasnya dengan industri musik profesional.

“Sebagian besar pengamen memang pemalas, tapi tidak semuanya seperti itu. Banyak dari mereka adalah orang-orang yang memiliki talenta, tetapi sayang sekali ruang berkarya mereka sangat sempit, maka kami di sini menyediakan tempat untuk mereka mendapatkan ilmu tambahan dalam bermusik,” tutur Andi saat melakukan audiensi dengan Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, di ruang kerja wakil Walikota, Senin (21/12/2015).

Pada IMJ, para pengamen atau musisi jalanan dibina dan dimatangkan karyanya menjadi milik sendiri. Melalui proses penyaringan yang sangat ketat, Andi bersama timnya mengkonkretkan karya tersebut ke dalam bentuk CD selayaknya produksi major label.

Besarnya antusias dari para musisi jalanan membuat lelaki yang mendirikan IMJ sejak 2014 ini berharap Pemerintah Kota Depok dapat bersinergi dan memberikan pemberdayaan kepada para musisi jalanan, serta mengimbanginya dengan perundang-undangan dan ketertiban umum yang berlaku. Terlebih di Depok sendiri memiliki Peraturan Daerah No 16 Tahun 2012 tentang larangan memberi uang kepada pengemis dan anak jalanan.

“Kami mohon kerjasamanya dari Pemkot Depok, jika melakukan razia pengamen dan anak jalanan untuk memilah antara pengamen dan preman, karena banyak anak yang berasal dari IMJ dan mereka benar-benar menjual hasil karyanya untuk mencari penghasilan,” tambah Andi.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, mendukung penuh apa yang dijalankan oleh IMJ. Mengingat apa yang dilakukan tersebut sangat baik dan dapat membantu para musisi jalanan yang notabenenya berasal dari keluarga tidak mampu.

“Ini snagat positif, kami akan menindaklanjuti kepada dinas terkait agar dilakukan pemberdayaan, yang terpenting harus terus menghasilkan karya terbaik,” ungkap alumni Gontor tersebut berpesan. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :