ketua fkds_famget

depok.go.id – Ketua Forum Kota Depok Sehat (FKDS), Elly Farida, mengajak seluruh pengurus Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) dan Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan Sehat untuk mulai memetakan potensi di wilayahnya masing-masing. Hal ini diperlukan jika tahun 2019 mendatang Kota Depok ingin mendapat predikat Swasti Saba Wistara.

“Masih ada waktu 2 tahun lagi untuk kita mempersiapkan naik tingkat dari Swasti Saba Wiwerda menjadi Swasti Saba Wistara,” ujar Elly Farida, usai memberikan pengarahan dan motivasi dalam capacity building FKDS, FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat, di Saung Joglo Nusantara, Pengasinan, Kamis (21/12/2017).

Dikatakan Bunda Elly, sapaan akrabnya, untuk mengetahui potensi unggulan suatu wilayah perlu ada komunikasi dan koordinasi. Sebab, setiap wilayah memiliki potensi dan masalah yang berbeda-beda. Menurutnya, potensi dari masing-masing wilayah perlu dipetakan sehingga tujuan Kota Sehat Wistara yang sama-sama diimpikan lebih mudah dan fokus.

“Untuk yang menjadi pengurus FKKS maupun di Pokja Kelurahan Sehat merupakan busur panah yang merupakan orang terpilih di wilayahnya masing-masing, potensi wilayah dibutuhkan agar penilaian mendatang kita tidak bingung lagi wilayah mana yang akan dijadikan lokus penilaian,” katanya.

Dia juga berpesan agar FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat bisa memasyarakatkan dan menerapkan prinsip-prinsip pola hidup bersih sehat. Selain itu, diperlukan pula kepedulian masyarakat terhadap kondisi di lingkungan sekitarnya juga menjadi hal yang utama.

Dirinya mengatakan ke depan FKDS juga telah merancang sejumlah kegiatan yang bersifat implementatif untuk mendorong terwujudnya capaian Swasti Saba Wistara di tahun 2019. Karena itu, dirinya mengaku siap bekerja sama dengan Perangkat Daerah terkait guna merealisasikan seluruh program kerja yang telah dibuat oleh FKDS.

“Kami menjalin sinergitas dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menjalankan setiap program yang telah kami buat,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :