Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati. (Foto:Diskominfo)

depok.go.id-Upaya mengurangi penggunaan plastik cukup serius dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Saat ini, DLHK tengah mendata seluruh retail yang ada di Kota Depok untuk dilibatkan dalam perjanjian kerja sama dalam pelarangan penggunaan plastik bagi retail modern.

“Mungkin dalam waktu dekat ini kami DLHK, Wali Kota Depok dan pemilik atau pun pengelola retail modern akan melakukan pertemuan, guna menjalin komitmen pengurangan sampah,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, di Taman Jalan Jawa, Kecamatan Beji, Selasa (22/01/18).

Dikatakannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga tengah mengkaji Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait pengurangan penggunaan plastik. Sebab, bahan plastik sulit diurai dan mengandung bahan yang berbahaya bagi lingkungan.

“Selama ini Kota Depok memang telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengolahan Sampah, seperti sampah plastik misalnya. Namun, sifatnya masih umum. Jadi perlu adanya Perwal khusus. Nah, ini yang sedang kita rancang,” katanya.

Diakuinya, DLHK juga telah melakukan sosialisasi secara bertahap kepada retail modern terkait rencana tersebut. Hasilnya, hampir seluruh pengusaha menyambut baik adanya kebijakan ramah lingkungan ini.

“Rata-rata mereka sepakat untuk melakukan pengurangan sampah dan melaporkan berapa banyak sampah yang dihasilkan dari masing-masing retail. Mudah-mudahan rencana ini bisa berjalan maksimal, untuk mengurangi produksi sampah yang jumlahnya telah mencapai kurang lebih 1300 ton per hari,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

 Diskominfo
Bagikan post melalui :