Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah (ketiga dari kiri). (Foto: Asyril/Diskominfo)

depok.go.id – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Ledia Hanifa Amaliah menilai, pelaksanaan pendidikan di Kota Depok sudah tergolong baik. Terbukti dengan alokasi dana pendidikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok sudah mencapai 30 persen. Selain itu pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan menggunakan sistem zonasi sudah terlaksana dengan baik, perhatian untuk guru dan tenaga kependidikan pun semakin baik.

Lebih lanjut, ucap Ledia, sapaannya, Depok juga pada dasarnya memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang luar biasa. Ditambah dengan kehadiran perguruan tinggi ternama yang berada di Kota Depok, seperti Universitas Indonesia (UI) maupun Universitas Gunadarma.

“Depok ini keseluruhan sudah bagus tinggal bagaimana mengembangkan SDM yang dimilikinya menjadi lebih baik lagi. Seperti dengan meningkatkan minat baca, diadakannya e-Library, serta harus lebih ditingkatkan lagi prestasinya agar mendapat DAK dan DAU lebih besar lagi,” kata Ledia kepada depok.go.id usai Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi X DPR RI di aula lantai 5, Balai Kota Depok, Selasa (22/01/19).

Dikatakannya, ke depan Depok harus lebih memberikan perhatian lebih pada pendidikan inklusi. Termasuk di dalamnya guru inklusi yang terlatih atau pelaksanaan program pendidikan hingga pencapaian tujuan belajar siswanya.

“Apa yang sudah baik harus terus ditingkatkan, terlebih saat ini Depok menjadi sasaran masyarakat untuk tinggal karena letaknya yang berdekatan dengan DKI Jakarta. Untuk itu, urusan pendidikan ini harus terus dipertahankan dan dikembangkan,” pungkasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :