depok.go.id-Demi mewujudkan program ungulan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yaitu Depok Kota Bersih (Zero Waste City), Kelurahan Sukamaju, terus meningkatkan jumlah bank sampah di tiap Rukun Warga (RW). Sebanyak tujuh bank sampah telah terbentuk di wilayah kelurahan tersebut, dan dampaknya sangat signifikan dalam mengurangi volume sampah di masing-masing RW.

Lurah Sukamaju, Nurhadi mengatakan, Kelurahan Sukamaju bersama dengan masyarakat berusaha menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Upaya itu, didorong melalui terbentuknya bank sampah di lingkungan masyarakat.

“Alhamdulillah, saat ini kita sudah memiliki tujuh bank sampah di RW 4, 6, 14, 15, 16, 22 dan 29. Dengan keberadaan bank sampah, volume sampah di setiap RW berkurang hingga 30 persen,” tutur Nurhadi kepada depok.go.id, Jumat (22/02/19).

Nurhadi menambahkan, keberadaan bank sampah secara tidak langsung juga ikut mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Sebab, sampah nonorganik yang terkumpul biasanya didaur ulang menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual seperti tas, taplak meja, dan lainnya.

“Ada juga inovasi dari pengelola bank sampah di RW 04 yang menukarkan sampah dengan sayuran segar,” ujarnya.

Lanjut Nurhadi, pihaknya akan terus memberikan penyuluhan kepada warga terkait pengolahan sampah. Tujuannya, agar jumlah bank sampah di wilayah semakin meningkat.

“Kita akan terus tingkatkan jumlah bank sampah, hingga di 29 RW yang ada. Semua itu guna menjadikan wilayah Kota Depok yang bebas dari sampah,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :