Suasana jual beli di Pasar Tani Tahun 2019 yang diselenggarakan DKP3 Kota Depok di Balai Kota. (Bima/Diskominfo)

depok.go.id-Kegiatan Pasar Tani perdana pada tahun 2019, disambut antusias oleh para petani dan pelaku usaha di Kota Depok. Pasalnya, kegiatan bulanan tersebut menjadi momentum yang tepat untuk mempromosikan produk unggulan pertanian, perikanan, dan peternakan hasil budi daya masyarakat Kota Depok.

Antusiasme dirasakan perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Sukmajaya, Elvira Safitri. Dia mengaku sangat menantikan momen Pasar Tani, untuk memperkenalkan produk-produk olahan khas Kecamatan Sukmajaya.

“Saya sudah dua tahun rutin mengikuti kegiatan Pasar Tani. Alhamdulillah, saya rasakan produk-produk KWT Kecamatan Sukmajaya semakin diminati masyarakat, dan omzet penjualan kami pun terus mengalami peningkatan,” ujarnya, di Halaman Gedung PBB, Balai Kota, Jumat (22/02/2019).

Pada kesempatan tersebut, bersama KWT dan KTNA se-Kecamatan Sukmajaya, mereka menjajakan produk-produk unggulan. Seperti jus kolang-kaling, jus jambu, jus kedondong, teh tarik, dan keripik kentang, yang dijual seharga Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu.

“Alhamdulillah, produk-produk kami selalu laris sebelum jam 11 siang,” katanya.

Apresiasi positif terhadap Pasar Tani juga diberikan oleh anggota KTNA Kalilicin, Kecamatan Pancoran Mas, Latif. Menurutnya keberadaan Pasar Tani sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelangsungan usaha masyarakat,

Pada kesempatan itu, Latif menjual hasil pertanian, seperti buah belimbing, nangka, dan jambu bangkok. Dari 50 kilogram (kg) buah yang dibawa, sebelum Pasar Tani selesai, barang dagangannya sudah laris terjual.

“Omzet penjualan untuk kesempatan ini saja, bisa dikatakan sangat lumayan, sekitar Rp 700 ribu sampai Rp 800 ribu. Alhamdulillah, jadi mendapatkan konsumen dan pelanggan baru,” ucapnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :