bintek satlakar
depok.go.id – Menjadi anggota Satuan Relawan Kebakaran (Satlakar) dituntut tanggap terhadap potensi maupun musibah kebakaran. Namun, untuk bisa bekerja secara efektif, Satlakar juga perlu penyegaran ilmu dan pengetahuan dari instruktur Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok yang telah bersertifikat.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan, dalam menanggulangi kebakaran para Satlakar yang tersebar di 63 kelurahan dapat menjadi kader terdepan dalam membantu tugas anggota Damkar dan Penyelamatan yang ada di UPT terdekat. Selain itu, Satlakar juga dituntut untuk bisa menginformasikan ke masyarakat mengenai tata cara penanggulangan dini terjadinya kebakaran.

“Misalnya di rumah ada percikan api, dan api belum terlalu besar bisa ditangani mandiri terlebih dahulu. Tentunya dengan metode penanganan yang benar, kemudian Satlakar bisa langsung menghubungi UPT Damkar terdekat,” ujar Gandara, usai membuka pembinaan dan pelatihan Satlakar, di UPT Damkar Sukmajaya, Kamis (22/03/2018).

Gandara menambahkan, para Satlakar juga dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan pengurus lingkungan setempat, seperti Ketua RT atau RW. Sehingga nantinya akan lebih mudah dalam membuat pemetaan lokasi rawan kebakaran atau pun rawan bencana.

“Kalau Satlakar sudah lancar komunikasi dengan RT dan RW maupun UPT Damkar terdekat, mudah-mudahan bencana kebakaran bisa ditanggulangi lebih cepat. Bahkan, bisa menurunkan angka kebakaran di Kota Depok,” harap Gandara yang pernah menjabat Kepala Dishub Kota Depok tersebut.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor : Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :