Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat memantau kegiatan donor darah di Aula Gedung Balai Kota Depok, Kamis (29/11/18). (Foto : Diskominfo).

depok.go.id-Berbagai upaya antisipatif dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok untuk mengamankan stok darah di bulan Ramadan. Salah satunya, dengan mengadakan kegiatan donor darah yang akan dilakukan mulai awal April mendatang.

“April kita mulai mendatangi kegiatan kemanusiaan donor darah. Tercatat sampai saat ini sudah ada 40 kegiatan, dan jumlahnya akan terus kami tingkatkan,” ujar Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Depok, Widya Astriyani saat ditemui di Balai Kota Depok, Jumat (22/03/19).

Dikatakannya, selama bulan Ramadan ketersediaan kantong darah di Kota Depok cenderung menurun, karena masyarakat sedang berpuasa.

“Sekarang sudah ada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) kalau donor darah itu halal, jadi sebenarnya tidak masalah seseorang mendonorkan darahnya saat bulan Ramadan. Namun terlepas dari itu, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi pasokan darah saat Ramadan,” katanya.

Dikatakannya, saat ini pemakaian kantong darah per bulan bisa mencapai 2.500 kantong. Sehingga, pihaknya menargetkan di atas 3.000 untuk pasokan darah setiap bulannya. Untuk sekali kegiatan donor darah, targetnya minimal membawa 75 kantong darah ke PMI Kota Depok.

“Sekarang pemakaian kantong darah rata-rata 2.500 per bulan, targetnya harus di atas 3.000. Sebenarnya jumlah pemakaian kita dan pengeluaran stabil, tetapi kita tidak tahu jika tempat lain membutuhkan darah. PMI Kota Depok harus siap menerima permintaan dari daerah sekitar. Ini yang akan kita antisipasi,” jelasnya.

Widya berharap, dengan berbagai kegiatan donor darah massal yang diadakan oleh PMI, dapat menjaga ketersediaan kantong darah di Kota Depok.

“Sehingga pasokan darah yang tersedia, tetap aman,” ucapnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :