tarian gebyar germas

Tari cuci tangan di Aula Teratai, dalam kegiatan Gebyar “Germas” Gerakan masyarakat Menuju Keluarga Sehat di aula teratai, Balaikota Depok , Sabtu (22/04/2017). (Foto : Rysko/Diskominfo)

depok.go.id – Peringatan HUT Kota Depok ke-18 dan juga HUT Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok ke-9, diramaikan dengan sejumlah acara yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya acara Gebyar Germas yang merupakan kepanjangan dari Gerakan Masyarakat Menuju Keluarga Sehat.

Meski tujuannya mengajak masyarakat untuk membiasakan budaya sehat, namun sosialisasi disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Tak heran saat acara berlangsung, juga dimeriahkan dengan pemutaran video, tari cuci tangan, seminar dan juga doorprize bagi peserta yang beruntung.

“Ini merupakan rangkaian dari berbagai acara yang telah kami lakukan beberapa waktu lalu, yaitu pengobatan katarak, bakti sosial, sunat massal, lomba dan pembagian suvenir kepada pasien RSUD,” ujar Direktur RSUD Depok, Asloe’ah Majri, Sabtu (22/04/2017).

Dirinya mengatakan, tema yang diambil dalam kegiatan ini merupakan turunan dari program Nawacita yang digulirkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yaitu Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Oleh sebab itu, dalam kegiatan ini juga turut dimeriahkan dengan simulasi cuci tangan yang baik dan benar yang dipraktikkan lewat tarian. Selain itu juga, tiap peserta diberikan buah-buahan agar mereka mengonsumsi buah yang baik bagi kesehatan tubuh.

“Kita mau masyarakat paham dan memulai dengan hal-hal kecil di kehidupannya, ya seperti makan buah dan cuci tangan ini,” jelasnya.

Ia menyebut, kegiatan ini juga diisi oleh seminar dari Ketua TP PKK Kota Depok Elly Farida yang membawakan materi tentang membangun keluarga yang sehat dan harmonis. Bahkan, yang tak kalah pentingnya peserta juga mendapatkan materi mengenai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di lingkungan keluarga.

“Gerakan masyarakat sehat harus bisa dimulai dari keluarga, karena keluarga merupakan lingkup kecil dari masyarakat. Paling tidak, dalam sebuah keluarga harus paham bagaimana pola hidup sehat, bagaimana penanganan jika ada kejadian kecelakaan medis di rumah,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan sosialisasi Germas ini akan terus digencarkan oleh Pemkot Depok, tentunya dilaksanakan tidak hanya di OPD lingkup kesehatan saja. Tapi, juga harus dilakukan di OPD lain seperti Dinas Pendidikan agar bisa menjadi contoh bagi siswa di sekolah.

“Jangan berhenti di lingkup kesehatan saja, semua dinas juga harus terlibat dalam Germas ini,” tutupnya.

Penulis: Rysko

Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :