depok.go.id-Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan generasi milenial harus memiliki sikap baper dan kepo. Namun, istilah baper dan kepo tersebut bukan untuk menggambarkan sesuatu yang negatif, melainkan akronim dari Bawa Perubahan (Baper) dan Kembangkan Potensi (Kepo).

“Istilah baper dan kepo itu saya akronimkan, agar lebih mengena kepada para milenial di Kota Depok. Milenial harus memiliki prinsip untuk membawa perubahan sekaligus mengembangkan potensi dirinya. Sebab, mereka adalah aset untuk bangsa,” ujarnya kepada depok.go.id usai membuka kegiatan Talk Show Kongko Milenial di Hotel Bumi Wiyata Margonda, Senin (22/04/2019)

Dikatakannya, sikap membawa perubahan harus dimiliki oleh pemuda. Agar nantinya dapat muncul visi dan misi untuk membangun bangsa negara.

“Para milenial adalah aset yang akan menggantikan pemimpin sekarang. Generasi yang unggul tentunya akan menciptakan negara yang unggul pula,” kata Mohammad Idris.

Begitu juga dalam hal mengembangkan potensi. Energi milenial, jelas Mohammad Idris, harus disalurkan dengan baik, sehingga potensinya berkembang sesuai dengan minat dan bakat.

“Indonesia emas akan diraih jika para milenial tumbuh unggul  dan tangguh,” ucapnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Dunih

 

Diskominfo

Bagikan post melalui :