Camat Cipayung (tiga dari kanan) mendampingi Wali Kota Depok saat melakukan pengguntingan pita, tanda dibukanya kegiatan Cipayung Expo, di Lapangan Palem, Kecamatan Cipayung, Minggu (21/04/19). (Foto : Diskominfo)

Untuk mengenalkan lembaga pesantren kepada masyarakat, Camat Cipayung, Asep Rahmat, turut menyediakan satu stan khusus dalam kegiatan Cipayung Expo. Dalam stan yang dibuka sejak 20-30 April tersebut, masyarakat bisa mengetahui informasi terkait pesantren serta sistem pendidikan yang diterapkan.

“Masyarakat yang berkunjung ke stan ini, bisa mengetahui berbagai macam informasi, seperti lokasi, kurikulum yang diajarkan, biaya dan lain-lain,” ujar Asep Rahmat, di Balai Kota, Senin (22/04/2019).

Dikatakannya, terdapat delapan pesantren yang ada di Kecamatan Cipayung di antaranya, Pesantren Qotrun Nada, Assalamah Depok, Arrahmaniyah, Al Hijriyah, Himmatul Aliyah, Nurul Hidayah dan lain-lain. Menurutnya, pesantren juga potensial dikembangkan. Mengingat, bidang pendidikan bisa berkontribusi meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Cipayung.

“Kami tidak hanya fokus di bidang ekonomi dan kesehatan saja, tetapi juga pendidikan mempengaruhi IPM Cipayung. Nah, ini menjadi salah satu potensi kami, agar seluruh masyarakat Cipayung bisa mendapatkan pendidikan yang layak,” katanya.

Dirinya berharap, kegiatan Cipayung Expo bisa menjadi sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat Cipayung. Sekaligus mampu meningkatkan pendapatan masyarakat yang memiliki Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Mudah-mudahan adanya expo ini, bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan yang menjadi fokus kami, bisa terdongkrak. Sehingga diharapkan juga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Bagikan post melalui :