Lurah Limo, Danudi Amin. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id- Kelurahan Limo mengeluarkan enam imbauan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan sepanjang Ramadan. Imbauan tersebut dikeluarkan berdasarkan kerja sama kelurahan dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Limo.

“Yang paling pertama adalah meningkatkan kewaspadaan atas pencurian kendaraan pada pola waktu antara pukul 17.00- 21.00 wib di parkiran tempat ibadah dan tempat berbuka puasa. Hal itu dapat dihindari dengan memberdayakan remaja masjid atau karang taruna setempat untuk mengatur dan menjaga perparkiran,” kata Lurah Limo, Danudi Amin kepada depok.go.id, Selasa (22/05).

Dirinya menjelaskan, imbauan kedua terkait pencurian di rumah kosong waktu diperkirakan antara pukul 16.00- 21.00 wib atau saat warga menunaikan salat tarawih. Untuk meminimalisir tindak kejahatan itu, warga diimbau menyimpan barang- barang berharga yang jauh dari jangkauan pelaku.

“Imbauan yang ketiga waspada melalui SMS, telepon atau media daring agar selalu curiga kalau orang tersebut meminta transfer sejumlah uang. Selanjutnya, yang keeempat adalah  penipuan dengan modus sembako murah, masyarakat harus hati-hati bila ada seseorang yang mengatasnamakan yayasan dengan cara meminta uang dulu ditukar dengan kupon sebelum pengambilan sembako,” tegasnya.

Kemudian, ucapnya, terkait imbauan yang kelima adalah agar masyarakat dapat memantau para remaja untuk menghindari tawuran pemuda atau remaja. Biasanya, tawuran terjadi setelah salat tarawih atau tengah malam dan usai salat subuh.

“Untuk yang terakhir adalah selalu waspada akan bahaya kebakaran. Masyarakat jangan sampai lupa untuk memantikan kompor dan terminal listrik saat tidak digunakan,” jelasnya.

Dengan semua imbauan tersebut, Danudi berharap selama Ramadan 2018 dapat berjalan dengan baik. Segala macam tindak kriminal dapat dicegah dan diantisipasi.

“Kami juga ingin masyarakat fokus dalam menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.

 

Penulis : Janet Swastika

Editor    : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :