depok.go.id – Aktif menuntut ilmu, aktif beramal sholeh, dan aktif mengajak pada kebaikan. Itulah tiga hal yang ditekankan Ketua TP PKK Kota Depok, Nur Azizah Tamhid, dalam acara pesantren kilat di lokasi Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) RW 07, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Depok.

Ketiga poin tersebut merupakan resep yang ia berikan kepada 100 peserta pesantren kilat mengenai bagaimana cara untuk menjadi seorang remaja muslim yang berkualitas.

“Remaja muslim saat ini seperti bingung akan tujuan hidupnya, sehingga cenderung tidak mengenal jati dirinya. Untuk itu, dengan menerapkan ketiga resep menjadi muslim berkualitas tersebut insya Allah hidup mereka akan lebih terarah,” jelas Nur Azizah.

Ia mencontohkan, remaja yang mengarahkan perubahan pada hal yang positif, biasanya remaja ini akan dikatakan sebagai remaja yang cerdas. Remaja dengan tipe ini, Nur Azizah melanjutkan, yang mengatur waktu luangnya dengan mengisi berbagai kegiatan bermanfaat, misalnya belajar dan mencari wawasan untuk menambah pengetahuannya.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Kota Depok itu menuturkan, seorang remaja muslim tidak akan menyia-nyiakan masa remajanya begitu saja. Menurutnya, remaja muslim harus memiliki tujuan hidup yang benar-benar dapat diraihnya.

“Seperti kata pepatah siapa yang menanam maka ia akan menuainya di masa mendatang, itu artinya perbuatan kita sekarang menentukan masa depan kita nantinya,” pesan istri Walikota Depok ini di hadapan remaja usia sekitar 13-17 tahun. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :