tim monev pkkdepok.go.id – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK KB Kesehatan tingkat Kota Depok pagi tadi mendatangi Kelurahan Cilodong untuk melihat langsung dan memberikan penilaian terhadap program tersebut. Pada Monev tersebut turut hadir pula Ketua TP PKK Kota Depok, Nur Azizah Tamhid.

Kesrak sendiri merupakan program yang terintergrasi dan memadukan berbagai unsur demi mewujudkan pengaturan kelahiran, kesehatan, dan kesajahteraan keluarga. Hal ini merupakan suatu penegasan terhadap komitmen perbaikan kualitas hidup keluarga yang berorientasi terhadap penguatan akses terhadap kemampuan sosial, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan.

“Untuk mencapai hal tersebut, perlu adanya dukungan dan kontribusi dari semua pihak, baik dari kecamatan, kelurahan, PKK, Posyandu, serta masyarakat itu sendiri,” ujar Nur Azizah, Kamis (22/10/2015).

Camat Cilodong, Khamid Wijaya, mengatakan bahwa saat ini sudah ada 86 buah Posyandu di wilayah Cilodong, di mana 15 persennya sudah merupakan Posyandu strata mandiri, sedangkan strata purnama sebesar 47 persen, dan strata madya sebesar 35 persen dengan jumlah total kader sebanyak 961 yang 470 di dalamnya merupakan kader terlatih. Hal tersebut merupakan modal untuk peningkatan tingkat kesehatan bagi warga Cilodong.

“Kami juga berusaha untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi agar  angka hidup dan kelahiran di wilayah kami juga meningkat,” ujarnya.

Nur Azizah juga mengatakan bahwa ini merupakan tantangan bagi seluruh komponen Cilodong, terlebih dalam program Kesrak ini juga ada peningkatan pendapatan keluarga melalui ibu-ibu. Hal ini sudah sinkron dengan program Cilodong dicanangkan, yaitu ingin menaikkan produk lokal seperti  lidah buaya.

“Dengan segala keterbatasannya, kami mencoba untuk sukseskan program ini. Sumber daya yang terbatas ini akan kami  optimalkan demi menunjang agar IPM Cilodong bisa naik,” jelasnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :