Kasatlantas Polresta Depok, Kompol Sutomo

Kasatlantas Polresta Depok, Kompol Sutomo pada saat mengatur lalu lintas wilayah Margonda raya. (Foto:Dian/Diskominfo)

depok.go.id – Demi mengantisipasi adanya kepadatan kendaraan karena libur Natal dan Tahun Baru, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Depok mengerahkan 180 personel di delapan titik Pos Pengamanan di wilayah Kota Depok. Delapan titik yang menjadi pos pengamanan antara lain Gereja Kamboja di Jalan Kamboja, Gereja Herculanus di Jalan Irian Jaya, Gereja Santo Paulus di Jalan Melati, Jalan Simpang Depok, Gereja Santo Marcus di Jalan Kerinci Raya, MCD Cibubur, Dinasty di Limo dan Giant Cinangka.

“Kami siapkan personel Satlantas dibantu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok agar dapat memaksimalkan penjagaan di ruas jalan yang diprediksi akan terjadi kepadatan kendaraan,” ujar Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo, Jumat (22/12/2017).

Dirinya menjelaskan, selain menyiapkan personel guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, pihak Satlantas Polresta Depok juga telah membuat rekayasa jalan di titik tertentu seperti di Jalan Margonda Raya dan Jalan Raya Bogor. Satlantas Polresta Depok pun sudah melakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban para pedagang yang berjalan di trotoar.

“Untuk rekayasa jalan salah satu contohnya adalah jika adanya kepadatan di pintu Tol Cijago maka kami akan alihkan ke Jalan Raya Bogor begitu juga sebaliknya. Dan untuk sanksi para pedagang jika tidak mengikuti aturan akan kami berikan sanksi tegas,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, bagi masyarakat Kota Depok jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak hendaknya tak perlu membawa atau menggunakan kendaraan pribadi. Langkah itu untuk meminimalisir kepadatan kendaraan. Dan bagi warga yang ingin berpergian untuk melengkapi surat-surat demi keamanan pengendara.

“Ini merupakan libur yang cukup panjang, pastinya seluruh warga antusias untuk mengajak keluarga untuk berlibur, maka kami imbau agar tetap waspada dalam mengemudi kendaraan, dan tetap sabar dan antre sebagai Warga Negara Indonesia yang baik,” pungkasnya.

Penulis : Dian Afrianti Kunto

Editor : Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :