wpa sukmajaya

Camat Sukmajaya Taufan Abdul Fatah memberikan pengarahan saat melantik pengurus Warga Peduli AIDS. (Foto : Istimewa)

depok.go.id – Penyebaran virus HIV/AIDS menjadi perhatian khusus jajaran Kecamatan Sukmajaya. Terlebih, Sukmajaya ditetapkan sebagai kawasan zona merah Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA), sehingga dengan terbentuknya pengurus Warga Peduli AIDS (WPA) diharapkan menjadi langkah konkret bagi Kecamatan Sukmajaya untuk mengatasi penyakit tersebut.

Camat Sukmajaya, Taufan Abdul Fatah yang menginisiasi pembentukan WPA periode 2017-2022 mengatakan, organisasi ini menjadi mitra pemerintah dalam memantau dan mengadvokasi secara intensif korban ODHA.

“Mereka ini, para warga yang secara sukarela menjadi pengurus WPA. Kita telah kukuhkan beberapa waktu yang lalu, sehingga keberadaan dan kegiatannya resmi,” katanya, di Balai Kota, Jumat (22/12/2017).

Dikatakannya, WPA menjadi salah satu strategi guna menekan jumlah ODHA sekaligus penyebarannya, khususnya di kalangan remaja. Karenanya, para pengurus juga diberi tugas untuk memberikan edukasi dan pengetahuan dasar mengenai virus HIV/AIDS.

Lebih lanjut, WPA akan menjalin koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan berbagai unsur dan Perangkat Daerah (PD) terkait, agar kegiatan-kegiatannya bersifat nyata dan menyentuh banyak lapisan masyarakat. Di antaranya, kata Taufan, akan mengkolaborasikan dengan layanan klinik metadon yang ada di Puskesmas Sukmajaya.

“Tentu mereka kita bekali juga dengan berbagai macam pengetahuan HIV/AIDS. Mulai dari cara penyebarannya, hingga menangani korban ODHA. Dengan demikian, mereka memiliki kemampuan yang mumpuni saat sosialisasi maupun pendampingan,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :