Satgas DPUPR saat melakukan penanganan longsor di Kecamatan Beji, beberapa waktu lalu. (Foto : Dok. DPUPR)

depok.go.id-Tingginya intensitas hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga Februari mendatang, membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok mulai meningkatkan kewaspadaan. Sedikitnya ada 130 Satuan Tugas (Satgas) DPUPR yang disiagakan, untuk merespons laporan longsor, banjir, maupun genangan.

“Kita sifatnya kondisional saja, namun tetap waspada. Ada 130 Satgas yang siap menangani laporan longsor, banjir maupun genangan. Jadi nanti Satgas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) terdekat yang akan kami kirim, jika ada laporan,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, di ruang kerjanya, Rabu (23/01/19).

Menurut data yang dihimpun DPUPR Kota Depok, sejak dua hari terakhir, terdapat beberapa laporan di antaranya titik banjir di Perumahan Bukit Cengkeh, Jalan Raya Taman Duta di Kecamatan Cimanggis, Jalan Ridwan Rais, Kecamatan Beji, dan meluapnya Kali Pesanggrahan, Kecamatan Sawangan. Untuk longsor terjadi di tebing saluran Cabang Barat, Kelurahan Krukut.

“Semua laporan sudah kita tangani. Untuk penanganan longsor, baru dipasang rambu, agar pengguna jalan lebih waspada. Penanganan lebih lanjut, sedang diupayakan,” terangnya.

Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Depok, untuk terus menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena sampah bisa menghambat saluran air, karena daya tampungnya menjadi menyempit.

“Intensitas hujan sedang tinggi, sebaiknya masyarakat juga bisa ikut menjaga kebersihan. Agar meminimalisir adanya sumbatan akibat sampah,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :