Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Media dinilai memiliki andil besar dalam menyukseskan program Kota Layak Anak (KLA) di Depok. Dengan demikian, dalam pemberitaan media diharapkan tetap melindungi anak apabila menjadi korban atau pelaku tindak pidana.

“Misal anak menjadi korban kekerasan seksual, kami berharap media tidak memberitahu identitas anak maupun tidak memasang fotonya secara utuh,” ucap Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari kepada depok.go.id di ruang kerjanya, Rabu (23/01/19).

Lebih lanjut, ucapnya, tugas DPAPMK ialah mendampingi anak yang menjadi korban atau pelaku kekerasan. Upaya tersebut diharapkan bisa memulihkan kondisi anak melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Sedangkan peran media meminimalkan pemberitaan terkait anak tersebut.

“Di P2TP2A, kami memiliki psikolog anak, dewasa, pengacara, hingga relawan yang siap menangani anak maupun perempuan. Kami juga terus menjalin sinergitas dengan media agar berkomitmen menjadi media ramah anak,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :