foto fogging

Ilustrasi fogging. (Foto : Istimewa)

depok.go.id –Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok meminta warga berhati-hati jika ada orang atau instansi lain yang menawarkan jasa fogging dengan syarat membayar sejumlah uang. Sebab, aktivitas fogging selama ini ditangani Dinkes langsung dan warga tidak dipungut bayaran sama sekali.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Ernawati Sulistijaningrum Sanjoto menjelaskan, saat ini Dinas Kesehatan tidak menjalin kerjasama dengan lembaga kesehatan manapun dan tidak memberikan ketentuan apapun mengenai pengasapan kepada pihak-pihak tertentu. Selama ini, kata Ernawati, pengasapan yang dilakukan Dinas Kesehatan tidak dipungut biaya, sehingga tidak akan memberatkan warga.

“Dalam melaksanakan kegiatan pengasapan nyamuk DBD hanya dilakukan oleh petugas atau tim dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas di wilayah setempat. Kita tidak pernah menggunakan jasa instansi ataupun individu di luar naungan Dinas Kesehatan,” tegasnya, Kamis (23/03/2017).

Menurutnya, kegiatan pengasapan di lingkungan warga melalui beberapa tahapan. Tahap pertama ada laporan dari Puskesmas atau rumah sakit yang menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Tahap selanjutnya, pihak Puskesmas melaksanakan pengamatan epidemiologi berdasarkan laporan.

“Jika menurut hasil pengamatan yang dilakukan petugas Puskesmas dinyatakan perlu tindakan fogging, maka kita lakukan tindakan fogging ataupun sebaliknya,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk mengarah kepada paradigma sehat, yaitu dengan lebih mengutamakan pencegahan daripada menunggu sakit dahulu. Dengan begitu, kasus penyebaran penyakit bisa ditekan sedini mungkin.

“Jika ke depan masyarakat pola pikirnya sudah mengarah ke paradigma sehat, maka kasus-kasus penyakit DBD akan berkurang, dan tidak perlu lagi adanya fogging,” harapnya.

Penulis : Agus
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :