Para pelajar SMPN 3 Kota Depok mengikuti UNBK di hari pertama dengan serius. (Pipin/Diskominfo)

depok.go.id-Sebanyak 706 pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara serempak di SMPN 3 Kota Depok. Dari jumlah tersebut, 515 pelajar berasal dari SMPN 3 Depok, Sukmajaya, dan sisanya dari SMP Terbuka 3 Sukmajaya dan SMP Terbuka Nurul Fikri.

“Dengan jumlah tersebut, kami menyediakan 7 ruangan. Masing-masing ruangan memiliki satu server dan satu pengawas. Ujian dilaksanakan selama empat hari ke depan, sehingga total pengawas ada 28 orang,” kata Wakil Humas SMPN 3 Kota Depok, Aep Suparman kepada depok.go.id, Senin (23/04/2018)

Dikatakannya, secara keseluruhan pelaksanaan UNBK di hari pertama berjalan cukup lancar. Meskipun, katanya, sempat terkendala oleh kerusakan server dari pusat dikarenakan curah hujan yang cukup ekstrem. Namun, semua masih dapat dikendalikan.

“Dari tujuh ruangan, tiga ruangan bisa melaksanakan ujian secara tepat waktu. Sisanya, baru terkoneksi setengah jam kemudian,” katanya.

Aep yang juga anggota kepanitiaan UNBK ini menambahkan, ujian berbasis komputer di tahun kedua dirasakan positif oleh pihak SMPN 3 Kota Depok. Pasalnya, selain mengurangi jumlah penggunaan kertas, para guru juga terbantu karena lebih mudah dalam mengawasi jalannya ujian dan memeriksa jawaban para peserta ujian.

Dikatakannya, untuk menghadapi ujian tersebut, pihaknya melakukan berbagai persiapan yang matang. Mulai dari mengadakan try out, simulasi UNBK, hingga mengisi sisi spiritualitas anak dengan berdoa bersama.

“Kami optimis dengan berbagai upaya dan persiapan yang dilakukan. Anak-anak kami meraih hasil yang maksimal dalam ujian ini,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih dan Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :