Bunda PAUD Kecamatan Cipayung, Cornelia Dewi (kedua dari kanan) juara I dalam lomba literasi katagori mendongeng yang diadakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, belum lama ini. (Foto : Diskominfo)

Sadar akan pentingnya mendongeng untuk anak-anak, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Cipayung, Cornelia Dewi, yang terpilih sebagai juara I dalam Lomba Literasi kategori dongeng, mengajak seluruh orang tua melestarikan kegiatan tersebut. Menurutnya, mendongeng perlu dilakukan orang tua untuk mendukung pertumbuhan psikologis anak.

“Mendongeng harus dilestarikan dan dibudayakan kembali. Karena saat ini yang kami lihat, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, mendongeng nyaris ditinggalkan orang tua karena kesibukan,” ujar Dewi, sapaannya, di Balai Kota, Jumat (23/08/2019).

Dikatakannya, untuk menumbuhkan semangat literasi di kalangan orang tua maupun pelajar tidaklah mudah. Melalui kegiatan mendongeng, membaca dan menulis dirinya berharap setiap orang bisa menuangkan ide dalam bentuk seni dan sebagainya.

“Dengan mendongeng, misalnya, jalinan kasih orang tua dan anak secara psikologis akan terjalin dan memiliki chemistry yang kuat. Pesan moral dan baik buruknya sikap kita akan tersampaikan ke anak. Budaya literasi perlu ditingkatkan lagi,” katanya.

Untuk diketahui, mendongeng bukanlah hal yang asing bagi Dewi. Bahkan, Dewi yang menjadi Bunda PAUD Kecamatan Cipayung tersebut menang dalam Lomba Literasi kategori mendongeng yang diadakan Dinas Pendidikan (Disdik) belum lama ini. Kecamatan Cipayung menang setelah mengalahkan Kecamatan Pancoran Mas (Panmas) yang keluar sebagai juara II dan Kecamatan Limo sebagai juara III.

Dewi menjadi juara setelah membawakan dongeng bertema, Aku Berani Menjaga Diri, karya Kak Resha. Dengan gayanya yang komunikatif dan diselingi nyanyian, Dewi mampu menghibur penonton. Cerita ini dibawakan dalam upaya melindungi keselamatan anak dari gangguan negatif atas perilaku orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Semoga dengan kegiatan mendongeng, tidak hanya menyenangkan. Tetapi, juga memiliki kekuatan pesan,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :