depok.go.id-Sebanyak 21 pasangan suami Istri (pasutri) antusias mengikuti pelayanan isbat nikah yang digelar   Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Aula Teratai, Jumat (23/08/2019).  Kegiatan tersebut diadakan guna mengesahkan pernikahan pasutri yang sudah sah secara agama, tetapi belum tercatat dalam dokumen negara.

Sala seorang peserta isbat nIkah, Derry As Rivan (31), warga Jalan Raya  Tapos RT 01/RW 13, Kecamatan  Cimanggis, mengaku bersyukur atas program isbat nikah massal ini. Menurutnya, dokumen (buku nikah) tersebut akan berguna untuk mengurus dokumen-dokumen lain di masa mendatang.

“Senang sekali dengan sidang isbat nikah ini. Selain tidak dipungut biaya, pernikahan saya dengan istri juga jelas. Kami dapat buku nikah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Hari (68), warga Kelurahan Rangkapan Jaya RT 07 mengungkapkan, kini dirinya memiliki buku nikah ditambah dengan Akta Kelahiran bagi anak-anaknya. Dia mengaku telah menikah sejak tahun 1992. Namun, dirinya dan istri belum terdaftar di catatan sipil.

Dirinya menambahkan, isbat nikah sangat memudahkan dirinya. Dia berharap, kegiatan isbat nikah dapat terus diadakan sehingga warga prasejahtera yang belum sah pernikahannya secara negara, dapat disahkan lewat isbat nikah.

“Bersyukur pernikahan kami sekarang sah di mata hukum. Anak kami langsung dibuatkan Akta Kelahiran,” tutupnya.

 Penulis : Janet Swastika

 Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :