SOSIALISASI RABIESdepok.go.id – Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok memberikan pemahaman tentang penyakit rabies kepada para siswa sekolah. Kegiatan sosialisasi ini berbarengan dengan kegiatan gerakan minum susu dan makan telur yang dilaksanakan pada 22 hingga 29 Oktober 2015. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Peternakan (Distankan) Kota Depok, Tinte Rosmiati, saat ditemui di kantornya, Jumat (23/10/2015).

“Kegiatan sudah berjalan sejak kemarin, untuk lokasi pertamanya di Limo, selanjutnya kita akan berikan ke Sawangan, Cinere dan Bojongsari,” ujar Tinte.

Tinte mengatakan bahwa sosialisasi rabies penting dilakukan karena Indonesia memiliki target pada 2020 nanti bebas rabies. Sementara untuk Jawa Barat sendiri menargetkan 2015 sudah bebas rabies, namun pada kenyataannya tahun ini sempat ada kasus warga yang meninggal di Jawa Barat.

“Ini masih menjadi PR bagi tiap kabupaten/kota di Jawa Barat untuk mengentaskan rabies,” jelasnya.

Target siswa sekolah, khususnya SMP ini perlu diberikan pemahaman bahwa selain kucing dan anjing, ada juga hewan lain, seperti  kera dan kelelawar yang juga dapat menularkan rabies, di mana hewan tersebut dinilai Tinte sudah menjadi tren untuk dijadikan hewan peliharaan.

“Seiring berjalannya waktu, hewan peliharaan saat ini sudah bermacam-macam. Maka perlu ada kewaspadaan lebih terjadap hewan-hewan tersebut,” jelasnya.

Dalam melaksanakan sosialisasi ini Distankan bekerjasama dengan fakultas dokter hewan dari IPB dan turut mengundang Dekan FKH IPB, Prof. drh. Sri Hadi sebagai narasumbernya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :