depok.go.id – Hipertensi atau yang kerap disebut tekanan darah tinggi adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah diarteri meningkat. Pada umumnya, para penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa mereka mengalaminya. Pasalnya penyakit tersebut baru akan diketahui ketika melakukan pemeriksaan untuk suatu penyakit yang tidak berhubungan dengan hipertensi.

Jika sudah dipastikan mengidap hipertensi sebaiknya tidak menganggap remeh, karena hipertensi dalam kondisi yang berkepanjangan dapat mempengaruhi sistem anggota tubuh lain, sehingga dapat menimbulkan adanya penyakit komplikasi.

“Hipertensi sangat berbahaya, maka para penderitanya harus menurunkan dan menjaga tekanan darahnya agar selalu normal meskipun tidak menimbulkan gejala apa pun,” tutur Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kota Depok, Agus Gojali, saat memberikan pemaparan pada seminar beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan beberapa penyakit komplikasi yang kerap terjadi pada penderita hipertensi. Adapun penyakit tersebut yaitu stroke yang disebabkan akibat pecahnya pembuluh darah otak atau matinya sel otak karena sumbatan. Selanjutnya, penyakit gagal jantung yaitu pembesaran jantung, karena jantung dipaksa memompa lebih keras dibanding orang normal.

Penyakit berikutnya adalah gagal ginjal, yaitu proses kerusakan pada ginjal dengan rentang waktu lebih dari 3 bulan. Terakhir, gangguan yang kerap dialami para penderita hipertensi adalah kerusakan mata.

Dalam hal ini, ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan sebagai penanganan hipertensi. Semua itu antara lain penurunan berat badan, diet hipertensi, pembatasan garam, melakukan aktivitas fisik, serta pembatasan konsumsi alkohol.

“Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengontrol tekanan darah kita agar tidak terjadi penyakit-penyakit komplikasi akibat hipertensi,” tutup Agus menambahkan. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :