penilaian uksdepok.go.id – SMP Islam Dian Didaktika yang mewakili Kota Depok dalam lomba Sekolah Sehat tingkat BKPP (Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan) wilayah I, Jumat (23/10/2015) kedatangan tim penilai Provinsi Jawa Barat. Selain SMP Islam Dian Didaktika, tim penilai juga mendatangi TK Wisanggeni, SDIT Al Haraki, dan SMA Islam Dian Didaktika yang juga mewakili Kota Depok pada sekolah di masing-masing tingkatan.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad menerima dengan hangat kedatangan tim penilai yang terdiri dari 3 orang tersebut di aula serba guna SMP Islam Dian Didaktika. Turut Mendampingi Wakil Walikota, Kabag Sosial Asep Roswanda, Camat Cinere Asloe’ah, Sekretaris Yayasan Dian Didaktika, para lurah se-Kecamatan Cinere, Kepala UPT Puskesmas Cinere, Kepala SMP Islam Dian Didaktika, dan perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, mengatakan kesehatan merupakan sebuah mahkota yang seringkali tidak disadari oleh manusia. Biasanya manusia baru sadar arti kesehatan setalah terkena penyakit.

Idris melanjutkan, sekolah yang merupakan sebuah tempat pendidikan akan menjadi media dalam menciptakan putra bangsa yang akan menjadi pemimpin bangsa. Adapun untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Idris tentu dibutuhkan sebuah sekolah yang sehat dan terpelihara dengan baik.

“Berbicara mengenai sekolah sehat sangat erat kaitannya dengan UKS dan dapat menjadi program pemerintah untuk terus digagas dan dipelihara serta dijaga agar sekolah bisa menjadi sebuah lingkungan yang positif bagi para siswa,” ujar Idris.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Dian Didaktika, Imam Suhada, dalam sambutannya menerangkan sekolah yang berdiri sejak tahun 1985 ini memiliki komitmen yang sangat tinggi dalam menjaga kebersihan dan keindahan sekolah. Momen penilaian ini juga dipandang Imam sebagai bahan instropeksi bersama pihak sekolah dan yayasan untuk terus meningkatkan dan melengkapi kriteria sekolah sehat.

“Mudah-mudahan saja masukan dari tim penilai bisa menjadi masukan bagi kami sehingga kami dapat menciptakan sekolah sehat bagi anak didik kami,” tutur Imam. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :