depok.go.id – Ikan merupakan salah satu sumber protein yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh kita. Dalam memilih ikan untuk dikomsumsi, kita harus dapat membedakan mana ikan yang segar dan mana ikan yang mengandung formalin. Pasalnya, saat ini banyak ditemui pedagang yang menggunakan formalin agar ikan dapat bertahan dalam waktu yang lama.

“Sebagai pengonsumsi ikan, kita harus jeli memilih ikan segar untuk dikonsumsi, jangan sampai mengonsumsi ikan yang mengandung formalin karena akan membahayakan tubuh,” jelas Kepala BBP2HP Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Perikanan dan Kehutanan Republik Indonesia, Rahma Hayati Samik Ibrahim, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli ikan. Adapun ciri-ciri ikan segar yaitu warna pada ikan terlihat cemerlang, tekstur elastis bila ditekan dengan jari, memiliki bau yang segar. Selain itu, ikan yang tidak mengandung formalin terlihat dari sayatan daging yang cerah sedikit kemerahan sepanjang tulang belakang, isi perut utuh, dan bila ikan dipegang akan lemas dan lunglai.

Sementara untuk ciri-ciri ikan yang mengandung formalin atau bahan berbahaya lainnya, yaitu warna ikan terlihat pucat kusam, tekstur keras dan padat bila ditekan dengan jari, serta tercium bau yang asam. Selanjutnya, ikan tersebut memiliki daging yang pucat kusam, antar jaring longgar, isi perut tidak utuh, dan bila ikan dipegang akan terasa keras, kaku, serta tegang.

“Terlihat beberapa perbedaan antara ikan yang segar dan mengandung bahan berbahaya. Mari pelajari dan kenali ciri-ciri ikan yang segar agar protein yang terkandung dalam ikan dapat kita konsumsi dengan baik,” pesan Rahma. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :