Sosialisasi Internet Sehat_2

Peserta Sosialisasi Internet Sehat sedang menyimak pemateri. (Foto : Nurul/Diskominfo)

depok.go.id – Ketergantungan internet maupun perangkat teknologi informasi (TI) lainnya seperti smartphone bisa membuat hubungan kemasyarakatan merenggang karena minimnya komunikasi secara tatap muka. Sekalipun tatap muka namun yang terjadi ialah masing-masing akan sibuk dengan gadget-nya masing-masing, baik itu dipergunakan untuk sekedar baca berbagai aplikasi messenger, media sosial, hingga aktivitas berseluncur di dunia maya.

“Saya sering melihat di rumah makan, satu keluarga kumpul bukannya bercakap-cakap tetapi masing-masing sibuk dengan gadget, foto makanan yang mereka pesan, setelah selesai makan kemudian selfie. Sepertinya asik sekali dengan dunianya sendiri,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Harry Prihanto, saat membuka sosialisasi internet sehat yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, di Graha Insan Cita, Cimanggis, Depok, Rabu (23/12/2015).

Harry mengatakan semakin keranjingannya masyarakat terhadap TI, dampaknya akan sangat besar terhadap terjadinya perubahan budaya. Budaya yang dahulu sangat kuat ikatan silaturahmi karena seringnya berkomunikasi langsung dan bertatap muka, tergantikan dengan kehadiran perangkat TI yang modern.

“Kenikmatan berkumpul bersama di tengah kehangatan keluarga dan sahabat saling bercerita dan bertukar pikiran adalah lebih utama dari pada berkomunikasi hanya berkumpul kemudian melakukan gadget bersama,” tandas Harry, seraya mengingatkan.

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok itu mengingatkan agar perkembangan teknologi jangan sampai mengubah diri sehingga menjadi karakter yang buruk. Selain itu, perkembangan internet, aplikasi messenger, dan media sosial harus dijadikan alat bantu yang positif bagi kehidupan masyarakat.

“Para orangtua yang sudah membekali anaknya dengan smartphone hendaknya dapat memberikan rambu-rambu penggunannya, sehingga anak tetap lebih senang berkomunikasi dengan orang tua dibanding melalui gadget yang dipunya,” tutupnya. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Maulim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :