internet sehat

Talkshow “Anak Hebat dengan Internet Sehat dan Bedah Buku “Terjebak di Dunia Maya”, Minggu, (24/01/16). (Foto: Nita/Diskominfo)

depok.go.id – Penulis buku “Terjebak Di Dunia Maya”, Rita Nurlita, ingin mengajak pembaca untuk lebih melihat fenomena dunia anak yang saat ini sangat dekat dengan teknologi dan informasi. Menurutnya, orangtua dan pihak sekolah pun harus bersinergi untuk anak-anak, khususnya saat mereka mengakses internet.

Rita Nurlita sendiri merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok yang sudah lama menaruh perhatian terhadap dunia anak-anak. Pada tahun 2007 mendapatkan penghargaan sebagai Pemimpin Muda Indonesia dalam ajang Hewlett-Packard Indonesian Youth Leadership Award, dan saat itu sedang aktif menjadi fasilitator program pendidikan perdamaian untuk remaja yang diselenggarakan UNESCO-ARTI-Bahtera Foundation.

“Saya berharap dapat menyebarkan pesan positif terkait internet sehat yang ada di buku “Terjebak Di Dunia Maya”,” ucapnya, di sela-sela acara talkshow “Anak Hebat dengan Internet Sehat dan Bedah Buku “Terjebak di Dunia Maya”, Minggu, (24/01/16) di Gramedia Margonda.

Selain itu, melalui novel tersebut, ia berharap para orangtua bisa membantu anak mereka untuk dapat memilih konten yang positif dan aman saat anak-anak sedang berselancar di dunia maya. “Orangtua harus mengarahkan kepada putra putrinya, apa saja yang boleh diakses di dunia maya dan apa yang tidak layak. Keduanyapun harus seimbang agar anak dapat membedakan,” tuturnya.

Pada bedah buku “Terjebak Di Dunia Maya” turut hadir pula Istri Wakil Walikota Depok, Elly Farida Idris, sekaligus menjadi narasumber. Elly yang juga berprofesi sebagai Ketua Forum Keluarga Harmonis menuturkan, buku tersebut sangat membantu bagi calon orangtua dan para orangtua untuk mendidik anak-anak.

“Kerangka rumah tangga diawali proses nasihat dari orangtua dan pendampingan. Karena itu, dibutuhkan empat nilai mendidik anak dalam keluarga, antara lain, nasihat, arahan, berikan reward dan beri contoh,” pungkasnya. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :