elpiji-langka

Kelangkaan Gas LPG 3 Kg yang terjadi di hampir seluruh wilayah Kota Depok sepekan terakhir ini, membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga mengaku sudah mencari ke pedagang-pedagang warung eceran maupun agen tetapi, tabung melon ini sulit ditemukan.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Rini, salah seorang pedagang gas eceran, dirinya mengaku beberapa hari ini tidak mendapat pasokan gas LPG 3 Kg. “Sudah lima hari, agen ngga ngirim. Banyak warga yang rumahnya jauh nyari gas sampai ke warung saya, ya memang ngga ada mau gimana,” ujarnya.

Martinho, Kepala Bidang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok mengatakan, kelangkaan gas LPG 3 Kg ini diakibatkan pada bulan Februari ini hanya 24 hari kerja, berbeda dengan bulan biasanya yang mencapai 26 hari kerja.

“Mungkin karena bulan ini hanya 28 hari, dipotong tanggal merah dan sabtu minggu jadi, para distributor banyak libur. Ditambah, pengiriman LPG dibatasi hanya sampai pukul 16.00 WIB,” jelasnya, Selasa (24/02/15) di Ruang kerjanya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok, Athar Susanto tak menampik adanya kelangkaan LPG 3 Kg di sejumlah wilayah di Kota Depok. Ia mengungkapkan, Jumlah hari kerja pada bulan Februari berimbas pada jumlah produksi pengisian LPG 3 Kg. “Perbedaan hari, ini sangat berpengaruh terhadap pasokan,” tuturnya.

Setiap bulan, Depok diberikan alokasi sebanyak 1.425.000 tabung LPG 3 Kg untuk disebar ke tiap Kecamatan dan 63 Kelurahan yang ada di Depok. Permintaan LPG 3 Kg di Depok terus meningkat, dipastikan akhir pekan ini LPG 3 Kg kondusif. (Nita/Diskominfo)

Bagikan post melalui :