IMG_0576

Direktorat Jenderal Pajak KPP Pratama Kota Depok melakukan sosialisasi dan penyampaian Tata Cara pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan SPT Tahunan melalui e-filing kepada para pegawai Pemerintah Kota Depok di Aula Lantai I Balaikota Depok, Selasa (24/02/2015).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Etty Suryahati, Pejabat Eselon I, II dan III Pemkot Depok, Perwakilan OPD, Camat se Kota Depok, Tim KPK dan tamu undangan. E-filing merupakan aplikasi yang bisa digunakan di smartphone maupun PC yang memudahkan PNS untuk membayar pajak.

Sekretaris daerah, Etty Suryahati mengatakan, Pemkot Depok memiliki pegawai sebanyak 7.400 PNS, diharapkan dengan jumlah tersebut para pegawai rutin melaporkan harta kekayaannya kepada KPK dan juga membayar pajak tepat waktu.

“Dalam kesempatan kali ini, kami akan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat bahwa PNS taat melaporan hasil kekayaan dan membayar pajak, sehingga nantinya dapat memacu masyarakat untuk bisa memenuhi kewajibannya,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, dalam pidatonya tim KPK, Andhika Widiyanto mengatakan siapapun boleh memiliki banyak harta namun harus dilaporkan kepada KPK.

“Siapa saja boleh kaya, asal didapatkan dari hasil yang benar, bukan hasil korupsi dan wajib dilaporkan kepada KPK agar tidak menimbulkan banyak pertanyaan dikemudian hari,” tuturnya.

Acara ini juga dilengkapi dengan simulasi cara pengisian kolom pada aplikasi e-filing, diharapkan dengan panduan ini, PNS dapat dengan mudah mengisi form aplikasi. Selain itu, fasilitas e-filing ini merupakan kemajuan teknologi yang bagus dalam mendorong salah satu program unggulan Kota Depok yaitu Depok Cyber City. (Nita/Diskominfo)

Bagikan post melalui :