Ketua IGTKI Sukmajaya, Saidah Ahmad. (Pipin/Diskominfo).

depok.go.id-Upaya Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah (kepsek), mendapat dukungan Ikatan Guru Taman kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Sukmajaya. Melalui kegiatan pelatihan, perlombaan, dan studi banding, IGTKI Kecamatan Sukmajaya berharap turut berperan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di Kota Depok.

“Kami konsen memperhatikan kualitas guru dan kepsek yang bertugas di TK se-Kecamatan Sukmajaya. Mudah-mudahan peningkatan kualitasnya berdampak baik pada proses pembelajaran di sekolah,” kata Ketua IGTKI Cabang III Kecamatan Sukmajaya, Saidah Ahmad di TK Al-Izzah, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (24/02/2019).

Saidah mengatakan, ada empat standar kompetensi yang harus dimiliki guru, yaitu profesional, pedagogis, sosial, dan kepribadian. Sementara untuk kepsek ditambah satu poin lagi, kompetensi membangun jaringan internal dan eksternal.

Guna memenuhi standar tersebut, kata Saidah, IGTKI Sukmajaya akan mengadakan Pelatihan Kompetensi (PK) setahun dua kali, yang ditujukan untuk para guru. Termasuk, melakukan studi banding ke lembaga-lembaga observasi. Dikatakannya, guna meningkatkan keahlian mengajar, para anggotanya juga akan diberi pelatihan melukis.

Sementara untuk kepsek, kata Saidah, pihaknya akan melakukan studi banding manajemen ke sekolah-sekolah yang berpredikat terbaik. Juga, mempersiapkan berbagai perlombaan untuk kepsek di level kota, provinsi dan nasional.

Program ini, direspons positif Camat Sukmajaya, Tito Ahmad Riyadi. Menurutnya keberadaan sekolah PAUD atau TK, pada dasarnya untuk membantu orang tua, dalam mempersiapkan tumbuh kembang anak-anaknya di usia dini.

“Karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas sekolah, termasuk tenaga pendidik. Mudah-mudahan dengan adanya program tersebut, berdampak positif terhadap perkembangan pendidikan di Sukmajaya, umumnya di Kota Depok,” harapnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :