Salah satu teknologi tepat guna. (Foto: Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Sebanyak sembilan inovator yang berasal dari masyarakat dan perwakilan sekolah di Kota Depok mengikuti lomba teknologi tepat guna (TTG). Kegiatan yang digagas oleh Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok tersebut

sebagai upaya peningkatan kemandirian dan daya saing masyarakat.
“Ada sembilan inovator yang menghasilkan beragam teknologi tepat guna dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” tutur Kepala DPAPMK Kota Depok Nessi Annisa Handari kepada depok.go.id saat acara Lomba TTG Tingkat Kota Depok di aula lantai 10 Gedung Dibaleka II, Rabu (24/04/19).
Adapun sembilan inovator yang mengikuti lomba tersebut diantaranya Hendra Chairudin yang menghasilkan karya inovasi mixer pengaduk detergen, Nida Sofiyatunnisa dari SMA An-Nadlah Pondok Petir dengan karya inovasi kulit pisang ambon sebagai sumber arus listrik melalui daur ulang baterai primer.
Selanjutnya Aprilia Utami dan Kholillah El Zahra dari SMK AMEC Pondok Petir dengan karya inovasi alat pemadam api ringan berbahan dasar singkong (Aparat Berdasi).
Kemudian, Muhamad Ihsanur dengan karya inovasi spinner peniris minyak, tim inovator yang terdiri dari Yuli Yanti, M. Syamsidar, dan M. Rayhan Affandi dengan karya inovasi parutan elektronik, Rizkhi Soebiharto dengan karya inovasi solusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat memilah sampah (I-SORT), dan Boby Charles dengan karya inovasi Tabung Pengolahan Plastik Ramah Lingkungan.
“Ada juga dari SMK Taruna Bakti yang membuat inovasi sistem automatic rumah berbasis IoT, dan Dito Ataul MW serta Naufal Fidel dari SMAN 2 Depok dengan inovasi Hidroponik Treatment System,” tambah Nessi.
Terakhir, dirinya berharap melalui teknologi yang dihasilkan ini dapat diimplementasikan oleh masyarakat. Dengan begitu, upaya mewujudkan masyarakat mandiri dapat terealisasikan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna.
Penulis : Indri Purnama
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo
Bagikan post melalui :