Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Diah Sadiah. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Aturan jam kerja buruh di Kota Depok selama Ramadan, dengan hari biasa telah mengalami penyesuaian. Buruh dan perusahaan juga sepakat, jam pulang menjadi tiga puluh menit lebih awal dibandingkan hari biasa.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Diah Sadiah mengatakan, jam kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan merupakan keputusan bersama dengan tenaga kerja.

“Selama Ramadan, biasanya waktu pulang memang lebih cepat, karena istirahat dikurangi mengingat waktu makan siang tidak ada,” ujarnya, Kamis (24/05/18).

Menurutnya, aturan jam kerja perusahaan telah mempertimbangkan semua aspek dengan sebaik-baiknya. Perusahaan, kata Diah, mengikuti peraturan yang sudah berlaku dari pemerintah.

“Biasanya jam kerja di hari biasa terhitung delapan jam kerja, dimulai dari jam 08.00 WIB, hingga jam 16.00 WIB Senin sampai Kamis, dan di hari Jumat 08.00 WIB hingga 17.00. Sementara itu selama  Ramadan Senin-Kamis jam pulang kerja jadi lebih maju setengah jam , mereka dapat pulang lebih awal Senin-Kamis masuk 08.00 WIB pulang 15.30 WIB, begitu pula di hari Jumat Masuk 08.00 WIB pulang 16.30 WIB,” jelasnya

Dirinya menambahkan, saat ini Disnaker Kota Depok belum mendapatkan laporan terkait masalah jam kerja. Semua masih berjalan normal, tanpa kendala.

“Terkait masalah jam kerja, di Kota Depok masih kondusif. Harapan kami situasi seperti ini akan terus berjalan hingga waktu Lebaran nanti,” tutupnya.

 

Penulis: Dian Afrianti Kunto

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :