Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengaku siap menjadikan Kota Depok sebagai kota percontohan dalam peralihan Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan dinas dari premium ke gas atau Bahan Bakar Gas (BBG). Nur mahmudi mengatakan, dengan kesiapan Kota Depok menjadi pilot project BBG maka diharapkan Pemerintah Pusat segera mengirimkan konventer BBG ke Kota Depok.

“Kami siap menjadi kota percontohan atau uji coba peralihan BBM ke BBG untuk seluruh kendaraan dinas di Kota Depok. Penggunaan BBG akan lebih ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi udara,” ujar Walikota Depok.

Pemerintah Kota Depok juga mendesak pemerintah pusat untuk segera memperbesar usaha percepatan konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) secara masif, baik untuk angkutan umum dan mobil pribadi.

“Ini untuk menghemat konsumsi BBM makanya harus mempercepat konversi BBG. Di negara lain ini sudah dilakukan, misalnya di Iran, Irak, Pakistan, dan Thailand. Di Indonesia gas belum dimasifkan. Tarif BBG itu lebih murah 40 persen dibanding BBM,” tutur Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il di Balai Kota Depok, Senin 24 Juni 2013.

Menurut Nur Mahmudi, pada tahun 2011, Kementerian ESDM sempat mengajak Pemkot Depok untuk melakukan konversi BBM ke gas. Saat itu mereka menjanjikan memberikan 76 konventer kit untuk angkot.

Namun pihaknya meminta diberikan 4.000 konverter, karena di Depok ada 4.000 angkot. Tapi hingga kini belum terealisasi. Jika pemerintah serius maka pihaknya meminta agar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Jalan Raya Margonda dioperasikan.

Kemudian juga membangun SPBG di dekat jalur pipa gas, di antaranya di wilayah Beji, Cinere, dan Jalan Raya Bogor. SPBG itu dibutuhkan agar masyarakat mudah mengisi kembali BBG.

“Kami juga meminta kepada Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk segera memberikan konverter itu. Depok merupakan kota yang dekat dengan Jakarta, jadi harus menjadi prioritas,” imbuhnya.

Nur Mahmudi menyatakan bahwa Pemkot Depok siap mengadakan alat konverter bagi mobil dinas sebanyak 150 buah. “Harga konverter itu di atas Rp 12 juta. Kami siap mengadakannya melalui APBD. Karena itu kami berharap SPBG segera dibangun di Depok,” tuturnya.

(Diskominfo/Feny)

Bagikan post melalui :