IMG-20130625-00378-300x225

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dibawah pimpinan Nur Mahmudi Ismail bertekad untuk menjadikan wilayah yang berbatasan dengan Ibu Kota Negara tersebut menjadi kota Sehat. Menurut dia ada 9 indikator khusus tatanan Kabupaten/ Kota sehat, diantaranya kawasan permukiman, sarana, dan prasaranan umum, serta kahidupan masyarakat sehat yang mandiri.

Kota Depok baru mencoba berpartisipasi mewujudkan Kota Sehat dengan 2 tatanan tersebut, ungkapnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Depok harus berkaloborasi dalam menciptakan sistem yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan. Selain itu, Walikota Depok juga berharap dukungan dari berbagai pihak termasuk masyarakat untuk mewujudkan Kota Sehat.

Dalam rangka persiapan lomba Kota Sehat Tingkat Nasional tahun 2013, Kelurahan Tugu, Cimanggis mewakili empat kategori yang dilombakan, yakni kesekretariatan sehat, rumah sehat, RW layak anak dan bank sampah. Perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Yulikarmen yang sekaligus sebagai tim verifikasi Kota Sehat tingkat Nasional, bersama tim verifikasi Kota Sehat tingkat provinsi Julianto serta didampingi staf bagian promkes Dinas Kesehatan Kota Depok, Sulistyo meninjau empat lokasi di Kelurahan Tugu pada  Senin, 24 Juni 2013.

Menurut Ketua Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Tugu, Slamet Widodo kunjungan ini merupakan kelanjutan dari verifikasi yang telah dilakukan sebelumnya. “Sebelum ini sudah ada verifikasi untuk tingkat kota dan tingkat provinsi. Kesekretariatan ada di kantor kelurahan Tugu, rumah sehat lokasinya di  RT02/05, RW laik anak di RT06/17 dan bank sampah di RT06/11,” terangnya.

Verifikasi, lanjutnya, ditujukan untuk monitoring program yang dicanangkan Pokja Kelurahan sehat yang dalam pelaksanaannya diawasi langsung oleh Forum Kecamatan sehat.

“Kegiatan kita di masyarakat dipantau dan di nilai oleh tim penilai dari tingkat nasional. Untuk memastikan sudahkah kita menerapkan indikator-indikator yang menjadi kriteria penilaian itu,” paparnya.

Sementara itu Yulikarmen mengatakan untuk kelurahan Tugu sendiri terutama di empat lokasi yang diverifikasi sudah memenuhi syarat untuk maju ke tingkat nasional. “Ini sudah bagus, tingkat kesiapannya sudah mencapai 99 persen hanya tinggal dipertahankan saja,” imbuhnya.

Untuk indikator proses pembinaan di masyarakat, sambungnya, juga sudah diterapkan dengan baik. Sebab dalam pantauannya kemarin, masyarakat sekitar juga sudah ikut berperan aktif.

(Diskominfo/Feny)

Bagikan post melalui :