depok.go.id – Kepala Dinas Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Yayan Arianto menyatakan pihaknya siaga 24 jam jika terjadi kebakaran selama bulan Ramadhan. Pasalnya, banyak anak-anak memanfaatkan momen tersebut untuk bermain petasan tanpa mengetahui bahaya yang akan menimpanya.

“Kami mengerahkan pasukan untuk siap jaga kebakaran di masing-masing UPT di seluruh kecamatan,” tuturnya.

Lebih lanjut, lelaki yang kerap disapa Yayan tersebut menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemui kasus kebakaran akibat petasan. Namun, pihaknya terus mengantispasi permainan tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tentunya dengan sinergitas antara pihak kepolisian dan pemerintah dalam melakukan penyitaan petasan.

Pada dasarnya, masyarakat dilarang keras menyalakan petasan ataupun kembang api. Selain berbahaya, hal tersebut dapat berakibat fatal bagi keselamatan jiwa anak-anak dan orang yang ada di sekitarnya.

Terakhir, Yayan juga berpesan kepada masyarakat luas untuk memperhatikan anak-anaknya. Tentunya agar tidak melakukan hal-hal yang membahayakan selama bulan suci Ramadhan. Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memeriksa alat-alat rumah tangga maupun alat elektronik yang memicu terjadinya kebakaran.

“Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran dengan mengontrol kompor dan memadamkan barang elektronik yang tidak digunakan,” tutupnya. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :