Caption: DKPPP Kota Depok menggelar kegiatan pelatihan budi daya pertanian perkotaan penunjang program Peningkatan Peranan Wantia menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di RW 05, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Selasa (24/07/2018). foto by asril

Sebanyak 30 warga di lokasi  Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Cipayung dikenalkan sistem pertanian hidroponik oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok. Dengan sistem ini, warga bisa bertanam sayur dan kebutuhan lainnya, tanpa perlu lahan yang luas.

“Selain memberikan pelatihan, kami juga membimbing peserta dengan praktik. Supaya warga P2WKSS dapat mengaplikasikan langsung cara yang benar bercocok tanam dengan sistem hidroponik,” ujar Kepala Seksi Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPPP Kota Depok, Harry Adam Fauzi di lokasi P2WKSS RW 05, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Selasa (24/07/18).

Adam menyebut, sistem hidroponik memiliki berbagai macam manfaat seperti hasil panen lebih baik, terbebas dari hama dan penyakit, hemat air dan pupuk, serta yang terpenting menjadi solusi atas masalah keterbatasan lahan.

“Untuk menghasilkan tanaman yang baik, dibutuhkan kesabaran dan keseriusan yang tinggi. Menerapkan sistem hidroponik memang susah-susah gampang. Tetapi, cara ini bisa dilakukan di mana saja, termasuk di pekarangan rumah yang terbatas,” tambahnya.

Diakuinya, DKPPP akan menyediakan fasialitas bercocok tanam seperti lahan, bibit, nutrisi serta penyuluh yang mumpuni di bidangnya. Nantinya warga akan dibimbing berkelanjutan, meski program P2WKSS berakhir.

“Tujuan utama kami adalah memberikan kemandirian ekonomi. Diharapkan, setelah kegiatan ini berakhir, masyarakat bisa menghasilkan rupiah dari hasil hidroponik. Ini bagus untuk menambah pendapatan, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tutupnya.

 

 

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

 

 

 

Bagikan post melalui :