Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Dinas Pendidikan Kota Depok, dan Inspektorat Kota Depok melakukan sidak pelajar di pusat perbelanjaan, Selasa (24/07).

depok.go.id- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kembali menggelar razia pelajar di pusat keramaian, saat jam sekolah berlangsung. Jika sebelumnya razia digelar di sejumlah pusat keramaian, kali ini razia difokuskan di dua lokasi pusat perbelanjaan besar di Kota Depok.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan, dari hasil sidak yang dilakukan sebanyak tiga pelajar kedapatan berada di dua pusat perbelanjaan. Semua pelajar tersebut masih mengenakan seragam sekolah.

“Total ada tiga pelajar yang kami jaring, ketiganya mengaku tidak dalam jam sekolah, karena jam masuk sekolahnya siang hari,” ujar Yayan, sapaan akrabnya, Selasa (24/07).

Dikatakannya, razia pelajar dilakukan untuk menertibkan mereka yang membolos sekolah. Pelajar yang terjaring razia, selanjutnya didata dan dikoordinasikan dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) dan sekolah untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.

“Kami hanya mendata, selanjutnya akan diserahkan kepada dinas terkait untuk dilakukan pembinaan,” katanya.

Selain merazia pelajar di pusat perbelanjaan, rencananya tim gabungan dari Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan Inspektorat Kota Depok juga akan merazia pelajar di warnet dan tempat umum. Mengingat pelajar juga kerap kedapatan berada di lokasi tersebut.

“Kami menyasar tempat-tempat yang sering didatangi pelajar. Ini dilakukan agar mereka tidak lagi berada di tempat tersebut pada jam sekolah,” tutup Yayan.

 

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :