Kepala Bidang Aptika Diskominfo Kota Depok, Shandy Syamsurizal (paling kanan) saat sosialisasi Depicta 2019 di acara Ruang Publik Bersama, Sabtu (24/08/2019). (Foto: Bima/ Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok menggelar Depok Information and Communication Technology Award (Depok ICT Award) atau lebih dikenal Depicta di tahun 2019. Setiap tahun, Depicta ini mengangkat tema dan bidang yang berbeda-beda, mulai dari kompetisi blog, fotografi, videografi, video animasi, hingga pembuatan aplikasi mobile.

Menurut Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kota Depok, Shandy Syamsurizal, untuk Depicta 2019 mengangkat kompetisi Desain Grafis Vektor dengan tema Rame-Rame Berbudaya. Lewat kompetisi itu, Diskominfo ingin mempromosikan objek budaya yang ada di Kota Depok.

“Beberapa ketentuan konten karya sudah kami tetapkan seperti desain grafis yang menjadi bahan kompetisi wajib sesuai tema. Kemudian tidak mengandung unsur SARA, tidak mendiskreditkan pribadi atau institusi, pornografi, atau kekerasan,” jelas Shandy kepada depok.go.id usai acara Ruang Publik Bersama di Taman Lembah Gurame, Sabtu (24/08/2019).

Lebih lanjut, ucapnya, para peserta harus mengirimkan karya desain grafis orisinal, kreatif, dan inovatif yang mereka buat di tahun 2019. Lalu karya juga belum pernah menang dalam kompetisi desain grafis. Selain itu, konten desain grafis harus memberikan citra positif budaya Kota Depok.

“Kami sudah menentukan konten desain grafis setidaknya ada 17 objek khusus. Sedangkan objek umum harus menggambarkan Kota Depok secara keseluruhan, dapat berupa gabungan lanskap Kota Depok dengan keunikan-keunikan budaya khas Depok,” terangnya.

Dalam Depicta 2019, objek khusus budaya Depok yang menjadi bahan kompetisi antara lain Rumah Cimanggis, Bangunan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein, Gereja Immanuel, Rumah Pendeta, Rumah Sakit Harapan Depok, Rumah Presiden Depok, Stasiun Depok Lama, Jembatan Panus. Objek budaya selanjutnya ada Tiang Listrik Kartini, Sumur Bandung, Sumur Gondang, Sumur Tujuh Beji, Gong Si Bolong, Tari Topeng Cisalak, Tari Rebut Dandang, Batik Depok yang sudah terdaftar di HAKI, dan Dodol Depok.

Dirinya menambahkan, untuk ketentuan selengkapnya mengenai Depicta 2019, masyarakat bisa melihat di akun Instagram dan Facebook Pemerintah Kota Depok. Yaitu instagram @depokictaward, @diskominfodepok, dan @pemkotdepok. Sedangkan facebook melalui akun Depok ICT Award, Diskominfo Depok, dan Pemerintah Kota Depok.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah hadiah yakni juara pertama Rp 12 juta, juara dua sebesar Rp 8 juta, dan juara tiga mendapat Rp 4 juta. Harapan kami tingkat partisipasi masyarakat untuk mengikuti lomba ini tinggi. Terlebih, di kalangan anak muda untuk membangun kesadaran terhadap budaya Depok melalui produk desain grafis,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :