Project Leader Ruang Publik Bersama, Lahandi Baskoro. (Foto: Bima/ Diskominfo)

depok.go.id – Project Leader Ruang Publik Bersama, Lahandi Baskoro menilai Pemerintah Kota (Pemkot) sudah merespon baik keinginan masyarakat dalam menyediakan ruang publik seperti taman di Depok. Meski begitu, pihaknya tetap mendorong agar pemerintah terus menyediakan ruang publik inklusif yaitu sarana yang dapat diakses oleh semua masyarakat, baik anak-anak, warga difabel hingga lansia.

“Jadi kami bersama Code Margonda menginisiasikan hadirnya Komunitas Ruang Publik. Dimulai sejak Februari 2019 dengan merancang konsep hingga kami melakukan implementasi dengan audiensi ke banyak perangkat daerah di lingkup Pemkot Depok. Respon pemerintah juga baik karena mau mengakomodir keinginan kami,” kata Lahandi usai membuka Gerakan Ruang Publik Bersama, di Taman Lembah Gurame, Kecamatan Pancoran Mas, Sabtu (24/08/2019).

Lebih lanjut, ucapnya, dalam audiensi tersebut, Komunitas Ruang Publik salah satunya mendatangi Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok. Saat audiensi, pihaknya ingin mencari informasi mengenai perkembangan penyediaan ruang publik bersama. Seperti ingin mengetahui rancangan Alun-alun Kota Depok, apakah fasilitas ini sudah mengakomodir kaum difabel, anak-anak hingga lansia.

Kemudian, pihaknya juga melakukan audiensi ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok. Dikatakannya, respon kedua perangkat daerah tersebut sangat baik pada audiensi.

“Karena itu pula, kami sangat mendukung Pemkot Depok yang sudah membangun Alun-alun Kota Depok. Bahkan taman di 63 kelurahan se-Depok. Namun harapan kami fasilitas itu dapat bersifat inklusif dan harus mengayomi warga Kota Depok,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :