depok.go.id – PMS atau kerap disebut Penyakit Menulat Seksual merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit ini menular melalui virus, bakteri, atau parasit jamur yang hanya dapat dilihat melalui kaca pembesar atau mikroskop.

Salah seorang dokter di Puskesmas Pancoran Mas, dr. Dian Natalia Lubis, mengungkapkan jika memiliki resiko tinggi tertular PMS harus mengetahui gejala yang timbul, sehingga nantinya dapat melakukan berbagai tindakan untuk menanggulanginya.

“Harus benar-benar paham mengenai gejala yang timbul dan harus dapat membedakannya dengan penyakit biasa pada umumnya,” jelas dr. Dian saat menjadi narasumber pada Pelatihan Posyandu di Kantor Kelurahan Depok Jaya, Selasa (24/11/2015).

Dalam hal ini, gejala PMS yang timbul pada laki-laki dan perempuan berbeda. Adapun gejala umum PMS pada laki-laki, yaitu bintil-bintil berisi cairan pada penis atau alat kelamin, luka tidak sakit dan berwarna merah pada alat kelamin, adanya kulit atau tumbuh daging seperti jengger ayam, rasa gatal yang hebat sepanjang alat kelamin, dan rasa sakit yang hebat pada saat kencing.  Selain itu muncul gejala berupa kencing nanah atau darah yang berbau busuk, bengkak panas dan nyeri pada pangkal paha yang kemudian berubah menjadi luka, kehilangan berat badan yang drastis, sering demam serta berkeringat malam.

Sementara gejala umum yang timbul pada perempuan antara lain timbul rasa sakit atau nyeri pada saat kencing atau berhubungan seksual, rasa nyeri pada perut bagian bawah, pengeluaran lendir pada vagina atau alat kelamin, keputihan berwarna putih susu, bergumpal disertai gatal dan kemerahan pada alat kelamin atau sekitarnya. Selain itu muncul keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk dan gatal serta timbul bercak darah setelah berhubungan seks.

“Ada beberapa PMS yang tidak diketahui gejalanya, yang terpenting bagi seseorang yang memiliki resiko tertular harus memahami dan mengetahui gejala umum yang akan timbul,” tutup dr. Dian seraya berpesan. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :