depok.go.id – Salah seorang dokter di Puskesmas Pancoran Mas, dr. Dian Natalia Lubis, mengatakan bahwa penyakit menular seksual (PMS) dapat ditularkan dengan cara berhubungan kelamin. Dengan begitu, jika sudah pernah berhubungan seksual maka akan dapat terkena PMS meskipun hanya pernah berhubungan satu kali saja.

“Seluruh orang akan berisiko terkena PMS, maka harus melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi dan mencegahnya,” tuturnya saat menjadi narasumber pada Pelatihan Posyandu di Kantor Kelurahan Depok Jaya, Selasa (24/11/2015).

Dalam hal ini, cara pencegahan dan penanganan PMS yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan konsep ABCD. Pencegahan yang dapat dilakukan yaitu tidak melakukan kegiatan seks bagi remaja, menghindari berganti-ganti pasangan seksual, dan memakai kondom dengan benar dan konsisten.

Remaja memang tidak diperbolehkan melakukan seks. Pasalnya mereka melakukan hubungan seksual di luar nikah. Jika sudah terkena PMS, maka dia akan menularkan kepada pasangannya nanti.

Terakhir, dr. Dian berpesan kepada seluruh kader Posyandu yang mengikuti pelatihan untuk terus memberikan penyuluhan dan pemahaman akan pencegahan PMS, terutama kepada para remaja. Pasalnya, mereka belum memahami dan mengetahui akan bahaya yang akan dialami jika mengidap penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit jamur tersebut.

“Sebagai kader harus dapat menginformasikan kepada masyarakat agar penyakit menular seksual ini dapat dihindari,” tutupnya. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :