IMG_6825

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok bersama dengan Balai Besar POM Bandung pagi tadi menggelar kegiatan Bimtek keamanan dan mutu Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di Aula Lantai 1, Gedung Balaikota Depok, Rabu (25/02/2015).

Kepala Balai Besar POM di Bandung Drs. Abdul Rahim, Apt., M.Si, mengatakan bahwa PJAS memiliki peranan strategis dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan pemeliharaan ketahanan siswa dalam belajar. Untuk itu harus ditetapkan bahwa syarat PJAS harus aman, bermutu dan bergizi.

“Namun saat ini masih ditemukan PJAS yang tidak memenuhi syarat, cemaran mikrobiologis serta bahan berbahaya merupakan penyebab utama PJAS tidak memenuhi syarat,” jelasnya.

Menurutnya rendahnya praktik higiene dan sanitasi sepanjang proses produksi makanan dari produsen, distributor sampai ke penjaja merupakan salah satu penyebabnya. Jenis kelompok PJAS yang tidak memenuhi syarat seringkali ditemukan dalam es batu dan minuman berwarna/sirup.

“Perlu adanya sinergi antara sekolah, komunitas sekolah, pemkot serta masyarakat dalam menciptakan keamanan PJAS,” ujarnya.

Sementara itu Kasi POM Dinkes Depok dr. Sih Mahayanti mengatakan bahwa pihaknya selalu rutin dalam memberikan pembinaan keamanan PJAS terhadap sekolah, orang tua, serta pedagang di kantin dan luar sekolah di Kota Depok. Selain itu juga Dinkes rutin melaksanakan pengambilan sampel jajanan anak sekolah untuk kemudian diuji keamanannya.

“Sampel itu nanti kita uji di lab, selanjutnya hasilnya nanti akan kami evaluasi bersama dengan pihak sekolah dan pedagang kantin,” jelasnya.(Diskominfo/Rysko)

Bagikan post melalui :