depok.go.id – Warga Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Sariyah barangkali tak pernah menyangka bahwa sari lemon akan mengantarkannya pada pintu sukses seperti sekarang ini. Berawal dari tekad yang kuat, Sariyah memutuskan untuk merintis bisnis sari lemon Sheila Fresh pada tahun 2017.

Kini dengan bisnis tersebut, dirinya sudah bisa meraih omzet hingga Rp 1 miliar per tahun. Usaha Sheila Fresh juga sudah bisa menyerap hingga 21 tenaga kerja di sekitar Kecamatan Sawangan.

“Usaha yang dirintis ini tak lepas dari dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Saat awal merintis, berbagai pelatihan dan promosi sudah saya ikuti dengan dibantu Pemkot Depok,” ujarnya di pabrik usaha Sari Lemon Sheila Fresh, Sawangan Baru, Sawangan, kemarin, Jumat (24/05/2019).

Dirinya mengharapkan, ke depannya Pemkot Depok bisa memberikan kemudahan untuk mendapat izin Makanan Dalam (MD). Dengan begitu, produk sari lemon tersebut bisa dipasarkan hingga ke luar negeri.

“Alhamdulillah, Pak Wali Kota mengunjungi pabrik kami hari ini. Pak Wali Kota pun memberikan dukungan yang besar pada kami dan berjanji akan memberikan kemudahan untuk mengurus izin untuk industri besar dan bersifat lokal (MD) dan IMB,” jelasnya.

Lebih lanjut, ucapnya, kini Sheila Fresh sudah memiliki lima distributor yang tersebar mulai dari Batam, Cibubur, Pondok Aren, Cileduk, dan Depok. Lewat distributor tersebut produknya akan dipasarkan lagi ke agen-agen yang sudah terdaftar. Selanjutnya dijual ke reseller untuk dapat dinikmati oleh konsumen.

“Kalau di pabriknya kami tidak menerima pembelian eceran. Semua dialihkan ke agen dan reseller yang sudah ada. Dengan begitu, tidak akan merusak harga pasar yang dipatok Rp 95 ribu hingga Rp 100 ribu per botol ukuran 500 ml,” tuturnya.

Dikatakannya, harga yang dipatok hingga Rp 95 ribu, merupakan harga yang cukup pantas karena untuk menghasilkan sari lemon sebanyak 500 ml dari 2,5 kilogram buah lemon. Untuk bahan baku buah lemon itu didapat dari Palembang.

“Bahan bakunya dari Palembang dan Depok. Kebutuhan bahan baku kami sekitar 8 ton per minggu dengan total produksi sekitar 4.000 botol yang ukuran 500 ml,” katanya.

Dirinya menambahkan, usahanya diharapkan semakin maju dan bisa dipasarkan ke luar negeri. Karena dengan begitu, dirinya akan bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja yang berasal dari lingkungan Sawangan.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :