Harry Prihanto

Sekda Kota Depok Harry Prihanto saat membuka Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal di Gedung Sekarpeni, Pancoran Mas, Depok, Kamis (25/8/2016)

depok.go.id – Dalam kurun waktu yang cukup singkat sejak ditetapkan secara administratif menjadi sebuah Kota, Depok telah menjadi Kota yang seksi sehingga menjadi incaran dan tujuan para investor. Pasalnya, hal itu seiring dengan perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perkembangan teknologi yang ada di Kota Depok.

“Depok bisa dikatakan sebagai Kota yang seksi bagi para investor. Potensi di Kota Depok untuk para investor pada dasarnya hanya ada dua, yakni pemanfaatan SDM dan teknologi. Karena Sumber Daya Alam (SDA) kita tidak punya, sektor pertambangan juga tidak ada yang dikelola,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Harry Prihanto, saat membuka Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal, yang digelar oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T), di Gedung Sekarpeni, Pancoran Mas, Depok, Kamis (25/8/2016).

Menurutnya, selain dua potensi tersebut, Depok juga punya potensi di industri fashion. Karena hal tersebut, Depok pantas disebut seksi. Banyak produk-produk fashion yang asli buatan warga Depok, namun sayangnya potensi ini belum terlalu banyak digali.

“Saya berharap semoga kedepan potensi lokal dapat segera dimunculkan, sehingga muncul investasi yang ke arah sana,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Harry, di Kota Depok juga terdapat beberapa perguruan tinggi yang menjadikan teknologi informasi sebagai basis kampusnya. Serta, adanya pengembangan kebudayaan juga bisa menjadi salah satu pilihan bagi para investor untuk mempercayakan investasi mereka di Kota yang dikenal dengan belimbing dewanya.

“Kami sangat terbuka bagi para investor. Proses perizinan para investor yang akan menanamkan investasinya pun kami berupaya sesederhana mungkin. Tak lupa promosi melalui media cetak dan elektronik juga senantiasa kami gencarkan,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Siti Rahma

Diskominfo

Bagikan post melalui :