depok.go.id – Hari Raya Idul Adha atau yang sering dikenal dengan idul kurban identik dengan daging kurban yang dibagi-bagikan. Adapun agar daging kurban yang dalam jumlah banyak bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang agak lama, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok memberikan beberapa tips yang sangat berguna.

Hal pertama yang harus diperhatikan masyarakat ialah apabila daging kurban tidak langsung dimasak, sebaiknya disimpan dalam lemari es (kulkas) pada bagian yang paling dingin, dan selalu menjaga suhu antara 1 hingga 5 derajat celcius. Hal ini agar bakteri tidak berkembang dan dapat membusukkan daging.

“Kalau tidak ingin langsung dimasak, simpan dulu saja di lemari es tetapi harus memastikan suhu kulkas antara 1 sampai 5 derajat celcius,’ ujar Tinte.

Tinte mengungkapkan untuk tata cara menyimpan daging kurban yang kedua, yaitu apabila daging yang diterima dalam keadaan kotor sebaiknya jangan langsung dicuci dengan air. Menurutnya, daging yang kotor cukup dibersihkan dengan tangan atau memotong bagian yang kotornya saja.

Cara terakhir yang wajib diperhatikan, Tinte mengatakan agar daging yang akan dimasukkan ke dalam kulkas terlebih dahulu diletakkan di wadah yang kedap udara, dan tak lupa Tinte berpesan agar daging tidak dicampur antara daging yang sudah diolah dengan daging mentah.

“Distankan memastikan daging kurban yang beredar di Depok aman untuk dikonsumsi, namun masyarakat juga harus memperhatikan tata cara penyimpanan daging hewan kurban sehingga sampai saatnya dimasak daging tersebut masih dalam keadaan aman dan sehat untuk dikonsumsi,” pungKas Tinte. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :