depok.go.id- Komitmen Kota Layak Anak (KLA) terus ditingkatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Salah satunya dengan menggelar Lomba Kecamatan Layak Anak 2018 tingkat Kota. Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pemerintah memiliki target dan tahapan yang harus dikejar demi meraih terwujudkan KLA di Depok. Untuk itu, lanjutnya, dengan mengadakan Lomba Kecamatan Layak Anak 2018 dapat menjadi stimulus bagi pemangku kebijakan di tingkat kecamatan hingga RT-RW untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak.

 “Pemerintah bukan mempercepat, namun memang ada target yang harus dikejar. Jika layak, harus didukung, jika belum layak harus didorong. Semua sesuai dengan target pemerintah pusat agar di tahun 2024 seluruh kabupaten/kota menjadi layak anak,” jelasnya usai menghadiri acara Pembinaan Sinergitas Kinerja Kecamatan dan Lomba Kecamatan Layak Anak 2018 di Kantor Kecamatan Limo, Selasa (25/09).

 Mohammad Idris menuturkan, pihaknya optimis dapat mewujudkan Depok Kota Layak Anak. Sebab, Depok memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat mendukung. 

 “Meskipun penerapan KLA dilakukan secara bertahap, saya yakin kita bisa. Sebab, SDM kita potensial sekali, masyarakatnya cerdas-cerdas, guyubnya masyarakat juga mendukung,” katanya.

 Mohammad Idris menambahkan, dalam proses mewujudkan KLA diperlukan peran aktif masyarakat. Karena perlu diketahui poin terpenting dalam KLA adalah RW Ramah Anak.

 “Komitmen untuk menjaga anak yang paling dasar ada di tingkat RT-RW. Sebab, butuh empat unsur dalam penerapan KLA yaitu pemerintah, pelaku usaha, media dan masyarakat. Sebagai pemerintah cara mendukungnya dengan menfasilitasi sarana dan prasarananya. Misalnya taman bermain dan posyandu,” tandasnya.

  

Penulis : Janet Swastika

 Editor  : Retno Yulianti

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :