depok.go.id – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), sebagai program strategis dari sisi pengarusutamaan gender. Dengan program ini, perempuan diberikan akses dan peran yang besar di masyarakat sehingga kedudukannya setara dengan kaum laki-laki.

“P2WKSS bukan ajang perlombaan semata, tetapi untuk menyamaratakan gender antara peranan perempuan dengan laki-laki. Menang kalah di provinsi hanyalah bonus, yang jelas pembangunan dan pembinaan warga harus terus dilakukan,” ujar Mohammad Idris usai menerima Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Lokasi P2WKSS Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Selasa (25/09/18).

Diakuinya, program P2WKSS juga bukan program temporal, melainkan program yang berkesinambungan dan pelaksanaannya menggunakan pendekatan kolaboratif dan koordinatif.

“Program ini dinilai dari berbagai unsur dan pengumuman pemenangnya per kategori. Jadi ini tidak main-main. Apapun kategorinya, pada hakikatnya program P2WKSS untuk meningkatkan peranan wanita demi pembangunan yang lebih baik lagi,” terangnya

Senada dengan itu, Ketua Pelaksana Tim Verifikasi Provinsi Jawa Barat, Agus Kurniawan mengatakan, pihaknya akan melakukan penilaian pembangunan maupun pembinaan yang telah dilaksanakan masing-masing daerah kota/ kabupaten selama delapan bulan.

“Sebelum menilai, kami akan membagi empat kelompok dalam sesi wawancara. Empat kelompok tersebut terdiri dari kelompok fisik, kelompok pembentukan kampung ramah anak, kelompok penyuluhan dan pelayanan kesehatan, serta kelompok pelatihan pembinaan dan pemberian bantuan,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :