gebyar komunitas_4depok.go.id – Perkembangan teknologi yang kian pesat, menjadikan gadget sebagai suatu alat komunikasi yang multifungsi, sehingga di era globalisasi ini, permainan tradisional sudah banyak ditinggalkan dan orang-orang lebih memilih gadget untuk mendownload permainan-permainan yang lebih menarik, tanpa harus keluar rumah.

Berangkat dari permasalahan tersebut, komunitas kampung Dolanan mencoba memperkenalkan kembali permainan-permainan yang dahulu booming di era 90-an, seperti ular tangga, egrang, bakiak, bete tujuh, tapak gunung dan banyak lagi.

“Kami mensosialisasikan dengan datang ke event by event, display ke mana-mana dan kampanye di media sosial untuk memberikan kesempatan masyarakat, bermain permainan yang ‘hits‘ pada zamannya,” ujar Humas Komunitas Dolanan, M. Usamah saat dijumpai belum lama ini.

Selain sosialisasi, pengunjung yang datang ke stand juga bisa memilih permainan yang ingin dimiliki, karena komunitas yang berdiri sejak Februari 2014 ini juga menjual permainan-permainan masa kecil. Harga yang ditawarkan cukup bervariasi, mulai dari Rp2 ribu sampai Rp15 ribu.

“Untuk nostalgia, pengunjung bisa beli permainan di stand kita. Harganya cukup terjangkau, itung-itung juga kas buat komunitas kecil kita,” tutur pria asal Depok.

Usamah berharap, agar masyarakat dapat bersosialisasi di luar rumah, jangan anti sosial dan gunakan HP seperlunya saja, karena bermain di luar rumah menjadikan tubuh lebih sehat daripada berdiam diri dengan benda mati berupa HP. (Vidyanita/Ed: Faizal Satrio – Diskominfo)

Bagikan post melalui :